Archive for October, 2006

kebun ceri

hari masih pagi ketika aku tiba di kebun ceri.
kau duduk mengawasiku dengan mata coklat
dan senyum hangat yang selalu kuingat.
pipiku menghangat, cepatcepat kuberlalu
menepiskan geletar aneh sesaat yang lenyap sekejab.

panen ketiga tahun ini dan aku tak mampu
mengatakan apa yang ingin kukatakan;

sesuatu tentang selalu berada di dekatmu
membisu mendekap erat jarijemarimu;
sesuatu tentang menunggu senja melabuh di cakrawala;
hingga marak malam menghitamkan angkasa.

Read Full Post »